Image for post
Image for post
https://www.tokopedia.com/blog/keunggulan-aplikasi-tokopedia/

Hello..warga para pengabdi koding..pada artikel ini saya tidak akan membahas tentang suatu teknologi atau apapun berbau teknikal, kali ini saya ingin sharing tentang pengalaman yang sangat berharga bagi saya.

kali aja bisa membuat teman-teman ancang-ancang untuk yang mau masuk unicorn dan belajar dari kesalahan-kesalahan saya

Cerita ini bermula dari suatu ketika dimana saya tengah menjadi Fresh Graduate dari Universitas Komputer Indonesia, sambil menunggu wisuda iseng-iseng mempersiapkan/nyari kerja kan biar selesai wisuda udah dapat kerja wkwk

Saya sempat buntu karena beberapa lamaran yang saya kirimkan tidak juga membuahkan hasil, saya juga sempat menyayangkan ketika kuliah saya tidak terlalu aktif dalam bergaul, saya bergaulhanya di circle kecil saja, maka dari itu ketika lulus saya hanya mengandalkan Skill dan CV saja tanpa orang dalam. …


Image for post
Image for post
Photo by Mika Baumeister on Unsplash

Hai setelah sekian lama tidak menulis, biasalah fresh grad banyak problematika yang perlu di urus belakangan ini hehe, saya kembali menulis tentang seputar apapun yang ingin saya tulis wkwk

Di sesi tulisan ini saya ingin sedikit membahas android karena title profile saya android engineer tp kok tulisan nya gada tentang android ya wkwk

okee…saya bahas android, kali ini saya akan bahas tentang Repository Pattern pada android development.

Sebelum melanjutkan membaca artikel tentang repository pattern ini kawan-kawan harus baca dulu atau pahami tentang Desain Pattern MVVM, cari sendiri dah ya artikel nya saya males wkwkwk

Lansung saja bos bahas apa mahluk Repository Pattern itu. …


Image for post
Image for post
Photo by Maico Amorim on Unsplash

Hi pada artikel ini saya akan bahas aplikasi yang sangat fenomenom wkwk

aplikasi yang dibuang sayang gitu wkwk yaa sesuai judul yang berlaku kita bahas aplikasi alternatif IDM, ya siapa sih yang ga tau IDM (Internet Download Manager) aplikasi yang sering di crack oleh pengguna Windows karena ga mau beli wkwk

Bro kali ini saya akan bagikan aplikasi lebih baik dibanding IDM, joss pokonamah ngadownload teh babarasatan (maaf bahasa pribuminya muncul) hehe

Ya aplikasi Persepolis namanya, saya merekomendasikan aplikasi ini mungkin lebih ke pengguna linux ya yang ga bisa pake IDM, kalo pengguna windows and mac mah mungkin sudah enak pake IDM tidak masalah juga. …


Image for post
Image for post
Photo by Delaney Van on Unsplash

Artikel ini di buat karena pengalaman pahit kejadian pada saya ketika interview user di perusahaan Tokopedia seketika tidak terlintas sedikit pun mengenai pembahasan Algoritma seperti ini, kebetulan algoritma yang ditanyakan salah satunya adalah Bubble Sort oke lets Go kita bahas cu..

Bubble Sort adalah algoritma yang digunakan untuk melakukan pengurutan.

Bagaimana algortima ini bekerja? terinsipirasi dari gelembung balon yaitu bekerja secara penukaran elemen yang berdekatan jika urutan nya salah contoh:

Langkah 1:
( 5 1 4 2 8 ) –> ( 1 5 4 2 8 ), disini elemen ditukar antara 5 > 1 karena urutan sebelum 5 adalah 1.
( 1 5 4 2 8 ) –> ( 1 4 5 2 8 ), Tukar 5 > 4
( 1 4 5 2 8 ) –> ( 1 4 2 5 8 ), Tukar 5 > 2
( 1 4 2 5 8 ) –> ( 1 4 2 5 8 ), sekarang tinggal (8 > 5), karena 8>5 maka tidak terjadi penukaran. …


“Saya tidak cepat dalam belajar maka belajarlah setiap hari walaupun sedikit, tp jadi rutinitas”

“Belajar lah untuk mandiri, bagaimana jika kamu punya kasus koding yg hanya kamu sendiri yang mengerjakan? Mau mengandalkan siapa?”

“Selalu berfikiran bagaimana koding bisa clean,terstruktur jangan cuman asal jalan”


Image for post
Image for post
Foto oleh Albin Berlin dari Pexels

Pada artikel kali ini saya akan berbagi cara install Docker di Linux Ubuntu 20.04

Buka terminal dan lakukan perintah berikut

sudo apt install docker.io

Tunggu sampai selesai, lalu untuk memastikan cek versi nya dengan perintah berikut

docker version

Sesederhana itu :)


Image for post
Image for post

Kali ini saya tidak mau bahas tentang Kubernetes, saya ingin nulis aja alasan saya menggunakan Linux dan tidakk mau mnyentuh Mac OS. Semua dari sudut pandang saya ya.. boleh tidak setuju :)

Pertama saya bahas mengapa saya bangga pake Microsoft Windows, seperti yang sudah diketahui secara umum bahwa Windows adalah OS terpopuler di muka bumi ini, hal tersebut menjadikan Windows sangat terkesan biasa atau mainstream dikalangan masyarakat.

Image for post
Image for post
Photo by Panos Sakalakis on Unsplash

OS yang gak aneh lagi jika orang melihatnya. tidak ada kata waaaah lagi :)

kadang terkesan OS low budget dibanding OS rivalnya yang keliat mewah dan jarang pengguna. …


Image for post
Image for post

Pada artikel kali ini saya pengen share bagaimana cara menjalankan atau menginstall kubernetes pada local komputer kita, sebenarnya run kubernetes di local tidak efektif ya, karena sperti yang kita tahu sendiri Kubernetes fungsinya untuk memanage sumberdaya yang besar, puluhan VM/Node atau bahkan ratusan Virtual Mechine. Menjalanka Kubernetes efektif jika dilakukan di Cloud Provider langsung contoh GCP,Azure Cloud dan AWS.

tapi untuk belajar kita dilokal dulu saja.

Untuk menjalankan kubernetes pada lokal komputer kita ada dua cara yaitu dengan bantuan Docker dan Minikube tapi pada artikel kali ini kita bahasi yang menggunakan Docker dulu saja.

Sebelumnya kita harus instal Docker dulu pastinya ya, untuk panduan install docker bisa di lihat di https://docs.docker.com/desktop/ sesuaikan dengan OS yang kita gunakan, untuk Windows dan Mac mungkin akan mudah hanya download file install lalu install seperti install aplikasi kebanyakan Next-next hehe, tapi untuk Linux mungkin agak sedikit butuh waktu tapi tak apa serunya disitu kan…


Image for post
Image for post
Photo by Michael Jasmund on Unsplash

Eits Kok gambarnya itu, ini yang bener :D

Image for post
Image for post
https://kubernetes.io/docs/tutorials/kubernetes-basics/explore/explore-intro/

Hai..kembali lagi di tulisan gajelas Ary Sugiarto :), pada artikel sebelumnya kan kita sudah sama-sama membahas Node pada Kubernetes. Nah sekarang waktunya bahas komponen kubernetes lagi yaitu Pod. apa itu? langsung saja kita bahas.

Jika pada artikel sebelumnya Node berperan sebagai bagian yang menjalankan aplikasi, tapi yang dilakukan Node adalah dia yang mengatur Pod-pod pada kubernetes, sedangkan pod sendiri adalah yang menjalankan container. Pod juga bisa dikatakan unit terkecil dari sebuah kubernetes.

Kenapa sih butuh pod?

Karena Kubernetes tidak secara langsung menjalankan container, container dijalankan melalui pod. pod sendiri bisa menampung lebih dari satu container yang di deploy pada Kubernetes Cluster. Mulai pusing? santai :)

Jadi apa bedanya dengan Node?

ya sederhananya Node menjalankan Pod atau mengatur Pod, sedangkan Pod mengatur atau menjalankan Container :)

Begitu saja pembahasan tentang pod,next kita bahas seputar kubernetes lagi kita sama-sama belajar :)


Inimah catatan pribadi biar ga lupa :) bekas latihan saya

Image for post
Image for post

docker images

Docker pull mongo

Docker container ls

Docker container ls — all

Docker container create — name mongo1 mongo

Docker container start mongo1

Docker container rm mongo1

Docker container stop mongo1

docker tag app-golang:1.0 arysugiarto/app-golang:1.0

docker push arysugiarto/app-golang:tagname

Docker login

About

Ary Sugiarto

Android Engineer | Linux User

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store